Kawasan Teluk (USJ · Nanko) × Rekomendasi Hotel·penginapan gaya Jepang - 3Halaman 目
入力欄の先頭で左矢印キーを押すと、選択中の検索条件に移動できます。chip上では左右矢印で移動し、DeleteキーまたはBackspaceキーで削除できます。
Hanya membutuhkan waktu 10 menit ke stasiun Osaka Namba dengan kereta Hanshin, 10 menit ke USJ, dan 70 menit ke Bandara Kansai. Selain itu, hanya dalam waktu 30 menit ke tempat wisata utama Osaka seperti Kastil Osaka dan area Tenpozan, sangat nyaman untuk wisata Osaka.
■ Konjaku-so Osaka Tenpozan - Sakura Tanah ini, Tenpozan, terletak di muara Sungai Ajigawa. Pada tahun 1831 dan 1832, dilakukan pengerukan besar-besaran di Sungai Ajigawa, dan tanah hasil pengerukan tersebut ditimbun hingga membentuk gunung dengan ketinggian 4,53 meter yang disebut sebagai gunung terendah di Jepang. Tenpozan adalah tempat pemandangan indah yang dikelilingi oleh pegunungan dan laut. Pohon pinus serta sakura ditanam di sini, dilengkapi dengan kedai teh tradisional dan paviliun pandang sehingga menjadi tempat rekreasi yang ramai bagi masyarakat umum. Akomodasi ini dirancang dengan konsep sakura dari Tenpozan untuk menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga atau teman Anda. Sebagai simbol akomodasi ini, bonsai sakura menyambut Anda saat memasuki pintu masuk, mengingatkan pada suasana Tenpozan masa lalu. Sakura telah lama dicintai oleh masyarakat Jepang sebagai bunga yang melambangkan Jepang dan orang-orangnya. Mekar penuh di musim semi namun segera berguguran setelahnya mencerminkan keindahan sekaligus kefanaan sesuai estetika tradisional Jepang. Nikmati waktu santai sambil merasakan sejarah Tenpozan.■ Konjaku-so Osaka Tenpozan - Shouhaku (Pinus) Tanah ini, Tenpozan, terletak di muara Sungai Ajigawa. Pada tahun 1831 dan 1832, dilakukan pengerukan besar-besaran di Sungai Ajigawa, dan tanah hasil pengerukan tersebut ditimbun hingga membentuk gunung dengan ketinggian 4,53 meter yang disebut sebagai gunung terendah di Jepang. Tenpozan adalah tempat pemandangan indah yang dikelilingi oleh pegunungan dan laut. Pohon pinus serta sakura ditanam di sini, dilengkapi dengan kedai teh tradisional dan paviliun pandang sehingga menjadi tempat rekreasi yang ramai bagi masyarakat umum.Akomodasi ini dirancang dengan konsep pinus dari Tenpozan untuk menciptakan waktu berkualitas bersama keluarga atau teman Anda. Sebagai simbol akomodasi ini, bonsai pinus menyambut Anda saat memasuki pintu masuk mengingatkan pada suasana Tenpozan masa lalu.Di Jepang sejak dahulu kala ada kebiasaan mempercayai bahwa pohon pinus membawa keberuntungan baik karena daunnya tetap hijau bahkan selama musim dingin sehingga dianggap sebagai simbol panjang umur serta keberkahan.Nikmati waktu santai sambil merasakan sejarah Tenpozan!
Pada zaman Edo, Pelabuhan Osaka dikenal sebagai "Dapur Negara" dan menjadi pusat logistik di wilayah barat Jepang. Para pedagang beras dan ikan mendukung perekonomian pelabuhan ini. Beras upeti dari berbagai daerah di Jepang bagian barat serta hasil laut segar dari Seto Inland Sea berkumpul di sini, yang kemudian mendorong perkembangan perdagangan aktif seperti transaksi berjangka di Dojima Rice Exchange. "Konjaku-so Osaka Tempozan" lahir dengan mewarisi budaya pedagang Pelabuhan Osaka, melalui renovasi gedung kantor perusahaan logistik yang telah lama berdiri di pelabuhan ini. Nikmati waktu istimewa bersama teman-teman Anda sambil merasakan semangat para pedagang masa lalu melalui bathtub dan karya seni yang tersedia.
Nama Bentencho berasal dari Dewi Benzaiten, satu-satunya dewi di antara Tujuh Dewa Keberuntungan. Pada tahun Genroku 11 (1698), "Ichioka Shinden," yang merupakan area reklamasi terbesar di sekitar Teluk Osaka, dibuka di wilayah yang sekarang menjadi Distrik Minato, Kota Osaka. Namun, setelah selesai pembangunan shinden ini, daerah tersebut sering dilanda banjir sehingga ladang dan sawah menjadi rusak. Untuk menenangkan bencana banjir ini, Dewi Benzaiten yang memiliki hubungan erat dengan air dipuja di tempat pertemuan utama shinden tersebut. Terinspirasi oleh Dewi Air "Benzaiten," kami merancang interior Fasilitas ini dengan tema "Keindahan dan Air." Kami menyediakan pemandian terbuka di atap, fasilitas teater, taman, ruang tamu dengan sofa besar untuk bersantai, serta peralatan kecantikan modern. Kami berharap Anda dapat menikmati waktu santai dan mewah sambil mengenang sejarah tempat ini.
"Namaesu" Pengalaman Akuarium Masa Lalu dan Sekarang Sebagai akuarium tertua di Jepang, "Namaesu" dulunya juga berfungsi sebagai pemasok ke pasar saat masa sulit. Kini, di lokasi yang sama dengan akuarium terbesar di dunia "Kaiyukan", kami menghadirkan kolaborasi antara masa lalu dan masa kini. Nikmati sensasi seolah-olah berada di Namaesu melalui proyeksi mapping pada bak mandi. Rasakan pengalaman mandi yang luar biasa dan berbeda dari biasanya. "Takatourou" Perpaduan Landmark Lama dan Baru Di Gunung Tenpo, yang juga dikenal sebagai gunung terendah di Jepang, dahulu terdapat Takatourou (mercusuar) sebagai penanda bagi kapal-kapal. Saat ini, peran tersebut digantikan oleh bianglala besar yang juga menjadi simbol daerah ini. Takatourou yang ditempatkan di pemandian atap adalah salah satu perhatian khusus Fasilitas kami. Jangan lewatkan pemandangan bianglala besar dari jendela sambil menikmati waktu santai Anda!
【Konjaku-So Bentencho Osaka Bay】adalah akomodasi tipe vila dengan luas total 83,7㎡ yang terdiri dari dua lantai, dilengkapi dengan kamar yang luas dan pemandian terbuka. Akomodasi ini dapat menampung hingga 10 orang dewasa. Akomodasi ini mengusung konsep Benzaiten (dewi sungai). Dengan proyeksi mapping, Anda dapat menikmati ikan berenang atau kembang api yang terpantul di permukaan air di dalam bak mandi hinoki. Selain itu, aliran sungai juga diekspresikan melalui desain taman kering pada lantai ruang tamu. Lokasinya sangat strategis, hanya beberapa menit berjalan kaki dari Stasiun Bentencho Jalur Chuo Subway, memudahkan akses ke Dotonbori dan Shinsaibashi-suji Shopping Street sebagai pusat keramaian terbesar di Kansai, Universal Studios Japan, serta Kyoto. Kami menjamin pengalaman terbaik yang tidak bisa Anda temukan di hotel atau hostel lainnya.





























