Stasiun Takada (Kagawa) × Akomodasi Bernuansa ZenHotel·penginapan gaya Jepang yang direkomendasikan untuk perjalanan keluarga
入力欄の先頭で左矢印キーを押すと、選択中の検索条件に移動できます。chip上では左右矢印で移動し、DeleteキーまたはBackspaceキーで削除できます。
Dari saat melangkah melewati pintu masuk hingga check-out, waktu yang berlalu menjadi berharga... Kelembutan tenang Hotel yang terletak di puncak bukit ini, di mana hijau, angin, dan langit terasa, akan membuat waktu berharga dengan orang tercinta menjadi lebih lembut.
Menghadap Pegunungan Asan, "Kebun Zaitun di Langit" menawarkan akomodasi eksklusif untuk satu grup per hari. Bangunan ini dirancang ulang oleh elemen arsitektur Keita Nagata, dilengkapi dengan kursi Conoid karya George Nakashima dan AKARI karya Isamu Noguchi. Desain inovatif di mana beranda rumah utama terhubung dengan bangunan terpisah, menciptakan harmoni antara dalam dan luar ruangan yang menyatu dengan alam. Beranda tersebut melewati pemandian terbuka dan akhirnya mengarah ke taman zaitun di sisi timur. Anda dapat dengan bebas menggunakan tiga kamar, yaitu ruang tamu utama yang dirancang oleh George Nakashima, kamar tidur, dan ruang kerja bergaya Jepang dengan langit-langit berbentuk lambung kapal.
Bangunan di sini awalnya adalah rumah kepala desa yang dihuni oleh leluhur sejak tahun 1842 (Tenpo 13). Di dalam area terdapat gerbang panjang, rumah utama, gudang beras, dan taman yang telah dijaga selama 200 tahun. Gudang beras yang ditetapkan sebagai Properti Budaya Berwujud Terdaftar ini direnovasi pada tahun 2005 dan dijadikan restoran Prancis. Pemilik toko adalah generasi ke-8 di sini. Dan dengan harapan untuk terus menjaga selama 200 tahun ke depan tanpa perubahan, serta keinginan untuk melayani tamu sepanjang hari, dibangunlah Akomodasi di gunung di belakang. Hal-hal yang sudah ada sejak lama dan yang baru dibuat. Silakan nikmati berbagai tempat dengan menyeberangi jembatan batu yang dibangun di tengah.
Ini adalah rumah tempat saya lahir dan dibesarkan. Sebuah kediaman keluarga yang masih tersisa di kota Takamatsu. Pada tahun 1970, saya lahir di kota yang tengah melangkah menuju pemulihan ini. Tempat yang telah menumpuk waktu lebih dari setengah abad ini, pada tahun 2019 memperoleh napas baru sebagai vila sewa satu bangunan penuh dengan batas satu grup per hari.Yang kami hargai adalah cara menginap untuk memulihkan kembali ritme diri yang sesungguhnya, dalam keheningan. Bukan sekadar menghabiskan waktu, melainkan momen untuk “beristirahat dari waktu”.■ Ruang: garis keturunan estetika yang hidup dalam keseharian Begitu melangkah masuk ke dalam rumah, estetika “Sanuki Modern” terbentang luas. Lampu “Akari” karya Isamu Noguchi, pernis Kagawa (Kagawa shikki), batu Aji, dan kerajinan terpilih lainnya—semuanya bukan untuk sekadar dipandang, melainkan keindahan yang disentuh dan hidup dalam keseharian. Di ruang tempat arsitektur berusia panjang berpadu dengan sensibilitas masa kini ini, budaya yang berakar di kota ini muncul dengan tenang.■ Taman: seni hidup berbalut kesunyian Begitu melewati gerbang, pohon pinus hitam berusia seratus tahun berdiri hening. Taman ini dirawat oleh tangan para tukang kebun yang selama bertahun-tahun menopang budaya taman Jepang. Wajahnya berubah mengikuti cahaya pagi dan lampu malam; perubahan itu sendiri akan menjadi kenangan dari masa tinggal Anda.■ Istirahat: suaka air untuk membebaskan raga dan jiwa Pemandian terbuka (rotenburo) dan sauna privat tersedia 24 jam. Dalam suhu yang tertata dan keheningan, lelah perjalanan perlahan luruh—dan Anda pun kembali pada ritme diri Anda sendiri. Momen tersebut secara halus meningkatkan kualitas seluruh pengalaman menginap.■ Santapan: kepercayaan memperdalam rasa Di Anabuki Residence tidak ada menu tetap. Yang ada adalah hubungan saling percaya yang kami bangun selama bertahun-tahun bersama komunitas lokal. Private dining di kediaman ini atau kunjungan ke restoran terbaik di kota—kami juga dapat mengantar Anda ke tempat-tempat istimewa yang sulit ditemukan tanpa rekomendasi khusus. Setiap hidangan lahir dari keterhubungan antara tanah dan manusia.【Kisahnya berlanjut kepada Anda】 Rumah ini telah diwariskan selama tiga generasi; kini menjadi tempat tenang untuk menyambut tamu dari seluruh dunia. Eitaro Anabuki selaku owner concierge akan menyambut Anda bersama kisah rumah ini. Di tempat ketika masa lalu, masa kini, dan masa depan bersilangan dengan lembut—waktu milik Anda sendiri akan perlahan bertumpuk menjadi kenangan baru.
Orang lain juga mencari ini
- Stasiun Takada (Kagawa)Akomodasi tenang dengan sedikit kamar
- Stasiun Takada (Kagawa)Akomodasi privat populer
- Stasiun Takada (Kagawa)Akomodasi Bergaya Renovasi
- Stasiun Takada (Kagawa)Akomodasi luar biasa
- Stasiun Takada (Kagawa)Akomodasi Satu Grup Per Hari
- Stasiun Takada (Kagawa)Auberge Kuliner
- Stasiun Takada (Kagawa)Akomodasi bergaya
- Stasiun Takada (Kagawa)Akomodasi Dengan Dekorasi Dan Interior Lucu





























