Stasiun Nishi-Matsumoto × Akomodasi Pemandangan BungaRekomendasi Hotel·penginapan gaya Jepang
入力欄の先頭で左矢印キーを押すと、選択中の検索条件に移動できます。chip上では左右矢印で移動し、DeleteキーまたはBackspaceキーで削除できます。
Nama tempat misterius bernama "Tobira" sangat menarik. Kata ini mengingatkan pada "Pintu Kebenaran" atau "Pintu Keindahan". Di lembah Sungai Usukawa, di pelukan pegunungan yang belum tersentuh oleh manusia, tersembunyi kebahagiaan hidup di balik Tobira Toge. Di sinilah terletak Mata air panas Tobira, sekitar 4 ri tenggara Kota Matsumoto, dengan ketinggian sekitar 1.050 meter.Pada musim semi ("Haru"), hijau segar yang memukau mata dihiasi bunga azalea merah yang mengingatkan pada ketulusan hati manusia.Saat musim panas ("Natsu"), pendaki Gunung Utsukushigahara dan Hachibuse serta pengunjung yang mencari kesejukan membuat lembah tenang ini menjadi ramai sejenak. Namun, kamar-kamar dengan angin sejuk tetap menjadi tempat favorit bagi para pecinta buku.Musim gugur ("Aki") menghadirkan pemandangan dedaunan merah menyala seperti api yang menghiasi gunung-gunung layaknya lukisan Bonnard. Saya juga mencintai Tobira di musim dingin ("Fuyu"). Saat bosan membaca di dalam kotatsu (pemanas tradisional Jepang), saya mendengarkan suara aliran sungai tanpa sengaja. Kadang-kadang terdengar seperti banyak orang berbicara atau bernyanyi dari kejauhan—sebuah ilusi indah.Meskipun saya tidak minum alkohol, saya yakin rasa sake bersama teman-teman dekat di dalam kotatsu saat musim dingin di Mata air panas Tobira pasti istimewa. Tobira adalah tempat peristirahatan hangat dan penuh kebersamaan bagi mereka yang bekerja keras dan keluarga mereka—bukan untuk mereka yang hanya memandang mata air panas sebagai tempat hiburan semata.
Bangunan cagar budaya bersejarah “Shokenro” adalah Akomodasi bergaya mingei berupa bangunan kayu tiga lantai yang dibangun pada awal era Showa. Di ruang retro yang dihiasi furnitur berkarakter dan karya kerajinan mingei, terdapat total 17 kamar dengan suasana yang masing-masing berbeda—memberi keseruan layaknya mencari tempat persembunyian favorit Anda. Nikmati alunan jazz di dalam gedung, lembutnya Mata air panas Utsukushigahara Onsen, kaiseki kreasi dengan bahan-bahan Shinshu, serta sake lokal pilihan sang pemilik. Silakan nikmati “perjalanan Mata air panas untuk orang dewasa” yang memuaskan kepekaan Anda.
Seperti membuka kapsul waktu yang besar. Ketika pertama kali memasuki bangunan ini untuk memulai proses restorasi, itulah kesan yang muncul.Dahulu, bangunan ini adalah "Honjin," rumah tempat istirahat bagi penguasa Matsumoto saat melakukan perjalanan ke Edo dalam sistem Sankin-kotai. Di dalamnya terdapat berbagai peninggalan dari berbagai era yang terkumpul selama lebih dari 100 tahun. Saat kami dengan hati-hati mengungkapnya bersama masyarakat setempat, esensi dan potensi bangunan ini mulai terlihat.Para tokoh penting yang membawa budaya, orang-orang yang melayani dengan sepenuh hati.Sebuah irori tua ditemukan secara kebetulan ketika lantai kayu dilepas. Ketika api dinyalakan kembali di sana setelah sekian lama, Honjin mulai berdenyut kembali.Mungkin ruang ini telah menunggu seseorang sepanjang waktu. Keindahan estetika yang dimiliki oleh bangunan ini menginspirasi kreativitas kami.Dialogue & InspirationTempat berkumpul di sekitar api dan berbagi cerita.
7 menit berjalan kaki dari Stasiun Matsumoto, 10 menit berjalan kaki ke Kastil Matsumoto. Tersedia tempat parkir gratis untuk 25 mobil. Kamar single seluas 8,6 m² sangat cocok untuk perjalanan bisnis atau menginap sendiri. Semua kamar dilengkapi dengan kamar mandi, toilet dengan fungsi pencucian, dan Wi-Fi gratis. Sarapan pagi disediakan dengan set makanan Jepang yang sehat.
Hanya 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Matsumoto, di sepanjang Sungai Metoba. Menawarkan ketenangan dan kenyamanan. Beberapa kamar menawarkan pemandangan Kastil Matsumoto dan pegunungan, dekat dengan Kastil Matsumoto yang merupakan harta nasional. Akomodasi yang direnovasi oleh pengrajin bangunan, kamar 15-17m² dilengkapi dengan tempat tidur ganda Simmons, meja kerja terang untuk bekerja atau belajar. Sarapan disajikan dalam bentuk prasmanan Jepang dan Barat, dengan nasi lezat dari Azumino dan sayuran Nozawana dari Shinshu Matsumoto.
Orang lain juga mencari ini
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi Bernuansa Jepang
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi bersejarah
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi Bernuansa Arsitektur Kayu
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi dengan Fasilitas audio premium
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi Bernuansa Rumah Mewah
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi Dengan Menu Makanan Lengkap
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi dengan penilaian tinggi
- Stasiun Nishi-MatsumotoAkomodasi untuk wisata sejarah di sepanjang jalan lama





























