Stasiun Isehara × Akomodasi Pengalaman AlamRekomendasi Hotel·penginapan gaya Jepang
入力欄の先頭で左矢印キーを押すと、選択中の検索条件に移動できます。chip上では左右矢印で移動し、DeleteキーまたはBackspaceキーで削除できます。
Penginapan yang memiliki sejarah lebih dari 400 tahun ini terletak di pegunungan yang nyaman untuk wisata. Kami menyajikan hidangan khas gunung dan laut yang penuh dengan nuansa musiman, dengan fokus pada masakan tahu yang dibuat dari air murni Daisen. Anda dapat menikmati masakan tahu yang dibuat dengan air yang jernih. Selain itu, pemandian yang menggunakan mata air terkenal Daisen memiliki kualitas air yang halus, tidak kalah dengan mata air panas alami, sehingga kulit Anda akan menjadi halus kembali. Jauh dari hiruk-pikuk kota, Anda dapat merendam diri di air sambil mendengarkan gemericik sungai Daisen yang mengalir di kaki gunung, dan merasakan kelelahan sehari-hari hilang.
Hotel Bisnis berjarak 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Hon-Atsugi. Spa kebugaran dalam jaringan hotel terletak 3 menit berjalan kaki, menawarkan fasilitas relaksasi lengkap dengan pemandian umum besar dan dua jenis sauna dengan harga istimewa. Kamar Semi-Double, Double, dan Twin dilengkapi dengan kepala pancuran berkinerja tinggi dengan gelembung ultra halus dan mikro untuk membersihkan kulit. Lokasi dekat dengan toko serba ada juga menjadi daya tarik.
Di kaki Gunung Oyama, tempat Kuil Afuri dan Kuil Oyama yang telah lama dikenal sebagai tempat ziarah Gunung Oyama, akomodasi kami dimulai sebagai penginapan untuk menyambut para peziarah Oyama-kou. Tercatat bahwa pada zaman Edo, sekitar 200.000 orang datang ke Gunung Oyama setiap tahunnya, dan akomodasi kami yang terletak di jalur ziarah juga telah menyambut dan melepas banyak peziarah. Dengan mewarisi tradisi lama dan menyampaikan sejarah nabe babi hutan hingga saat ini, kami melayani tamu dengan sepenuh hati setiap hari. Nikmati waktu yang tenang di akomodasi kami, dengan masakan buatan tangan yang memanfaatkan sepenuhnya kelezatan tahu khas Oyama dan nabe babi hutan, serta mandi dengan air bawah tanah Gunung Oyama yang menyegarkan.
Didirikan pada tahun 1856 selama era Ansei. Penginapan gaya Jepang yang bersejarah dan penuh pesona, "Fukumotokan," berdiri tenang di kaki gunung. "Pemandian kecantikan" dengan air alkali kuat yang memberikan sentuhan lembut pada kulit sangat populer di kalangan wanita. Kami menyajikan hidangan musiman yang memanfaatkan bahan-bahan dari pedesaan, dengan keramahan hangat untuk Anda semua. Paviliun terpisah yang digunakan oleh penulis "Takahiji Kobayashi" saat menulis novelnya menampilkan barang-barang seperti hibachi, penghangat kaki, lemari teh, dan mantel tradisional Jepang, yang dapat dilihat secara bebas. Nikmati kehangatan kayu, suasana retro, dan sejarah yang terus dijaga dengan hati-hati, yang hanya dapat Anda rasakan di Fukumotokan.
Rembrandt Atsugi Bettei adalah akomodasi sewa satu rumah eksklusif untuk satu grup per hari yang terletak di area tenang di kota Atsugi. Di lingkungan yang hijau dan asri, kami menghadirkan waktu relaksasi yang tidak dapat Anda temukan di tempat lain. Di dalam fasilitas, terdapat sauna pribadi bergaya Finlandia yang memungkinkan Anda menyesuaikan suhu dan kelembapan sesuai keinginan untuk menikmati relaksasi yang optimal. Selain itu, meja makan dengan pemanggang tanpa asap memungkinkan Anda menikmati hidangan panggang dengan nyaman di dalam ruangan. Dengan tata ruang luas 4LDK, akomodasi ini sangat cocok untuk perjalanan bersama keluarga atau teman, serta acara khusus, dengan kapasitas hingga 12 orang. Di ruang tamu, terdapat proyektor yang memungkinkan Anda menikmati film atau menonton olahraga di layar besar. Di area rumput taman, Anda dapat menikmati yoga atau pengalaman luar ruangan lainnya. Lebih lanjut, tersedia juga opsi layanan katering oleh koki profesional dan bartender keliling untuk menciptakan momen istimewa. Rembrandt Atsugi Bettei, yang menawarkan ruang mewah dan waktu yang mengalir dengan tenang meskipun berada di lokasi yang strategis, memberikan pengalaman menginap yang istimewa yang akan memuaskan tubuh dan jiwa Anda. Silakan rasakan pengalaman menginap yang tak terlupakan ini.





























