Stasiun Shin-Sugita × Akomodasi dengan pemandangan bianglalaRekomendasi Hotel·penginapan gaya Jepang - 4Halaman 目
入力欄の先頭で左矢印キーを押すと、選択中の検索条件に移動できます。chip上では左右矢印で移動し、DeleteキーまたはBackspaceキーで削除できます。
Nikmati Hotel rumah tunggal satu-satunya di Yokohama Chinatown, di mana Anda dapat tinggal seperti penduduk setempat.Terletak di tengah-tengah Chinatown, dengan akses yang sangat baik dan ideal sebagai basis wisata.Dapat menampung hingga 8 orang, cocok untuk keluarga atau kelompok.
Akomodasi kami dirancang dengan konsep menyerupai kapal pada seluruh bangunannya.Setiap lantai kamar pribadi mengusung tema kota pelabuhan dan kota pos di Kanagawa, sehingga menghadirkan pengalaman menginap yang lebih berwarna. Selain itu, area tangga yang menghubungkan tiap lantai dibayangkan sebagai ruang yang memungkinkan Anda merasakan perubahan sejarah Yokohama dan Chinatown dari masa ke masa.Lantai B1 yang menyerupai lambung kapal menyediakan area penitipan koper serta ruang salon tempat Anda dapat melepas lelah sambil berbincang santai dengan sesama wisatawan. Di sini pun kami menyiapkan ruang agar para tamu yang berkunjung ke Yokohama dapat sepenuhnya merasakan pesona Jepang dan Yokohama di masa lalu.Kami berharap, melalui pengalaman menginap di Hotel ini, Anda dapat merasakan sisi masa kini dan masa lalu dari tempat yang Anda kunjungi.
Kamar ini berlokasi di area Kannai, tempat sejarah dan budaya Yokohama bertemu, dengan lokasi yang nyaman untuk wisata maupun perjalanan bisnis.Anda dapat dengan mudah mengakses destinasi wisata utama Yokohama seperti Chinatown Yokohama, Minato Mirai, Taman Yamashita, dan Gudang Bata Merah; nikmati jalan-jalan kota dengan santai baik пеша maupun naik kereta.Stadion Yokohama juga berada dalam jarak berjalan kaki, sehingga cocok sebagai basis untuk menonton baseball atau menghadiri berbagai acara.Selain itu, Anda bisa mencapai spot populer yang sedang ramai dibicarakan dalam sekitar 9 menit berjalan kaki (sekitar 650 m), jadi Anda dapat menikmatinya sepuasnya.Menginap di pusat perubahan Yokohama Kannai sambil merasakan keduanya—“kota pelabuhan bersejarah” dan “budaya urban modern”—inilah daya tarik “Retrospect Stay Kannai”.





























