Seluruh negara × Akomodasi dengan pemesanan lebih murahRekomendasi Hotel·penginapan gaya Jepang - 27Halaman 目
入力欄の先頭で左矢印キーを押すと、選択中の検索条件に移動できます。chip上では左右矢印で移動し、DeleteキーまたはBackspaceキーで削除できます。
Hotel Gosenkaku Kamikochi terletak di kaki Jembatan Kappa, landmark Kamikochi yang ditetapkan sebagai kawasan perlindungan khusus taman nasional, dikelilingi oleh alam yang kaya. Layanan yang canggih dalam suasana yang ramah menarik pengunjung untuk kembali.
Bangunan cagar budaya bersejarah “Shokenro” adalah Akomodasi bergaya mingei berupa bangunan kayu tiga lantai yang dibangun pada awal era Showa. Di ruang retro yang dihiasi furnitur berkarakter dan karya kerajinan mingei, terdapat total 17 kamar dengan suasana yang masing-masing berbeda—memberi keseruan layaknya mencari tempat persembunyian favorit Anda. Nikmati alunan jazz di dalam gedung, lembutnya Mata air panas Utsukushigahara Onsen, kaiseki kreasi dengan bahan-bahan Shinshu, serta sake lokal pilihan sang pemilik. Silakan nikmati “perjalanan Mata air panas untuk orang dewasa” yang memuaskan kepekaan Anda.
Berlokasi di sepanjang lembah yang hijau rimbun, Akomodasi ini menghadirkan suasana rumah sukiya yang elegan.Seluruh bangunan, termasuk kamar tamu, menghadap ke Lembah Matsukawa; pada musim semi dan panas menjadi “Akomodasi di lembah” dengan hijaunya pepohonan yang segar.Musim gugur menghadirkan “pemandian penyembuh” yang seolah mengapung di antara pegunungan merah menyala, dan musim dingin menawarkan “momen keheningan” saat semuanya terselimuti putih.Ini adalah Akomodasi tempat Anda dapat menikmati panorama menakjubkan sepanjang tahun, apa pun musimnya.Untuk bersantap, silakan nikmati hidangan khas oil fondue dengan santai di ruang makan privat.
Pada akhir zaman Sengoku, Nagahama berkembang sebagai kota kastel yang dibuka oleh Hashiba (Toyotomi) Hideyoshi. Di dekat Hokoen (Kastel Nagahama), di tepi Danau Biwa, terdapat penginapan gaya Jepang dengan restoran kaiseki dan Mata air panas “Hamakozuki”. Wilayah Kohoku dan Nagahama masih menyimpan banyak budaya serta romantika dari zaman Sengoku. Nikmati Mata air panas Taiko dengan pemandangan Danau Biwa yang terbentang luas, serta cita rasa hidangan restoran kaiseki kami.
Balok yang menonjol keluar dengan dinding putih besar dan balok hitam menciptakan pemandangan yang indah. Kami mereproduksi gaya arsitektur tradisional yang diwariskan sejak zaman Edo ketika didirikan. Dari saat Anda melangkah masuk ke pintu masuk, ruang dengan nuansa Jepang murni menyambut Anda. Waktu yang tenang mengalir di dalam gedung, seolah-olah tidak berada di pusat kota mata air panas.
■ Berada di lingkungan yang diselimuti alam jernih yang diakui sebagai Warisan Dunia serta sejarah yang abadi. ■ Beragam jenis ikan segar yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Kii-Nagashima. Di restoran Hotel, layaknya pasar ikan kecil, Anda dapat memilih sendiri ikan untuk hidangan hari ini. ■ Jalan batu Kumano Kodo yang sejak dahulu membawa doa-doa manusia. Mata air panas alami kami “Kihoku Sennen Mata air panas”, bermakna harapan agar terus berlanjut hingga seribu tahun ke depan, menawarkan pesona pemandian yang lembut dan menenangkan. Ketiga daya tarik ini berpadu, menghadirkan waktu tenang yang memeluk Anda—seperti ombak yang berdenyut berulang kali.
Akomodasi "Sansou Warabino" yang memadukan pemandangan Yufuin. Hidangan menggunakan hasil laut segar dari Bungosuido, daging sapi Bungoyufuin kebanggaan Prefektur Oita, beras dan sayuran dari kebun sendiri. Mata air panas yang lembut mengalir dari sumber air pribadi. Lupakan hiruk-pikuk sehari-hari dan nikmati waktu santai sebagai hadiah untuk diri sendiri. Kami sangat menantikan untuk bertemu Anda di akomodasi "Sansou Warabino" yang menyediakan ruang dan waktu seperti itu.
Meski rupa permukaan air senantiasa berubah dari waktu ke waktu, sumber air panas terus memancar deras melampaui zaman. Keadaannya mengingatkan pada ajaran Basho tentang “fueki ryuko”, bahwa akar dari yang abadi dan yang terus berubah sejatinya satu.Sejak menerima amanah dari keluarga Maeda, penguasa Domain Daishoji di Kaga, melalui kepala pengelola pemandian “Araya Gen’emon”, kami menjaga dengan teguh hakikat hal-hal yang tak berubah dan hal-hal yang patut berubah dalam keseharian kami. Inilah hati keramahtamahan yang ingin Akomodasi kami pelihara hingga generasi mendatang.





























